social icon

Jumat, 15 Maret 2013

Steve Wozniak: Apple masih belum tertandingi siapapun

Salah satu pendiri sekaligus karyawan pertama perusahaan teknologi Apple Inc, Steve Wozniak, berkunjung ke Indonesia mengisi seminar 'innovation and Creativity' atas undangan EO Jakarta 3Ocean act. Selama 60 menit bercengkrama bersama sekitar 200 peserta, dia kerap mendapat pertanyaan soal masa depan perusahaan berlogo buah apel berlubang itu.


Saat ditanya apakah ada kompetitor yang sepadan bagi Apple saat ini, sambil berseloroh dia menyatakan belum ada. "Sepertinya belum ada, terutama karena soal ini tidak saya pikirkan. Tapi yang jelas Apple adalah pemimpin pasar sekarang dalam bidang komputer berorientasi kemudahan pengguna," kata Wozniak di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (17/7).


Dia lantas mencontohkan beberapa inovasi teranyar Apple yang sangat mementingkan kemudahan buat pengguna, yaitu Siri. Sistem operasi ini membuat seseorang bisa menjalankan komputer atau gadget hanya dengan suara. "Meski masih banyak kekurangan saya yakin Siri adalah awal untuk masa depan teknologi lebih ramah bagi manusia," kata dia memprediksi.


Meski mengakui sosok dan visi Steve Jobs merupakan kunci kesuksesan Apple satu dasawarsa terakhir, dia percaya CEO anyar, Tim Cook, berada di jalur yang tepat. "Saya lihat dia bekerja tidak semata karena uang dan bertahun-tahun belajar dari Jobs langsung. (Apple) kini juga sepertinya sedang fokus pada desain produk agar lebih mudah dipakai," ujar Wozniak.

Kunci lain dari kesuksesan Apple adalah mengembangkan banyak anak perusahaan. Di awal pendirian, perusahaan patungan ini hanya menjual komputer. Kini Apple juga memiliki toko musik digital dan cabang di seluruh dunia.


Wozniak yang kini sehari-hari menjadi pengamat TI dan memberi ceramah di seluruh dunia meramal Apple jatuh ketika produknya tidak lagi menarik. "Tanda-tanda kejatuhan Apple terlihat ketika mereka gagal membuat produk bagus," ujar dia.


Pria 62 tahun ini bekerja di Apple sejak 1976 hingga 1985. Wozniak berjasa melahirkan sistem operasi Macintosh dan mendesain produk Apple 1 dan Apple 2 yang dianggap sebagai pionir komputer rumahan pertama di dunia.

Sumber